Secara semantik,
filsafat adalah pengetahuan yang mempelajari hakikat segala sarwa yang ada dan
mungkin ada sedalam-dalamnya yang dilakukan secara radikal dan
menyeluruh.Filsafat bersifat menyeluruh, mendasar dan spekulatif, sedangkan
cakupan filsafat hanyalah hal-hal yang bersifat umum.
Filsafat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:
1.
Menyeluruh : pemikiran
yang luas yang tidak ditinjau
dari satu sudut pandangan tertentu.
2.
Mendasar : pemikiran
yang dalam sampai kepada hal
kecil
hingga yang tidak tampak.
3.
Spekulatif : hasil
pemikiran yang dapat dijadikan untuk menemukan pengetahuan
baru.
Ciri-ciri berpikir
secara kefilsafatan menurut Ali Mudhofir (1996) :
1. Radikal : Berpikir sampai
keakar-akarnya (mendasar).
2. Universal
(umum) : berpikir tentang hal-hal serta proses yang bersifat umum.
3. Konseptual
: berpikir secara kefilsafatan melampaui batas pengalaman hidup sehari-hari.
4. Koheren
: sesuai dengan kaidah berpikir (logis).
5. Konsisten
: tidak mengandung kontradiksi.
6. Sistematik
: uraian kefilsafatan harus saling berhubungan secara teratur dan terkandung
adanya tujuan tertentu.
7. Komprehensif
: berpikir yang mencakup secara menyeluruh.
8. Bebas
: Hasil pemikiran yang bebas dari prasangka-prasangka sosial, historis,
kultural ataupun religius.
9. Kefilsafatan : pemikiran yang bertanggung
jawab.
Objek
filsafat dibedakan menjadi 2, yaitu:
1.
Objek material
Objek material
adalah suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian Objek material mencangkup
apa saja, baik hal konkret atau hal yang abstrak.
2.
Objek FormalObjek formal adalah sudut pandangan yang ditunjukkan darimana objek material
disorot.
Ø Ilmu
adalah kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis, dengan menggunakan
metode-metode tertentu yang dapat menerangkan gejala-gejala tertentu di bidang
pengetahuan tersebut.
Ø filsafat
ilmu merupakan bagian dari epistemologi (filsafat pengetahuan) yang secara
spesifik mengkaji hakikat ilmu.
Ø Filsafat
dasarnya adalah mengkaji dan mengetahui sesuatu. Sedangkan ilmu dasarnya adalah
berpikir secara mendalam
Ilmu dapat menyediakan
bagi filsafat sejumlah bahan yang berupa fakta-fakta yang sangat penting bagi
perkembangan ide-ide filsafat yang tepat, sehingga sejalan dengan pengetahuan
ilmiah.Filsafat mempunyai batasan yang lebih luas dan menyeluruh daripada ilmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar