Rabu, 28 November 2012
CArly Rae Jepsen-justin
Beautiful
I know, I know it's been a while
I wonder where you are, and if you think of me
Sometimes, 'cause you're always on my mind
You know I had it rough, trying to forget you but
The more that I look around, the more I realize
You're all i'm looking for
What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
It's how you take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now
Oh, oh, I could say them now, yeah
Just friends, the beginning or the end?
How do we make sense
When we're on our own
It's like you're the other half of me
I feel incomplete, I should've known
Nothing in the world compares to the feelings that we share
So not fair
What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
You try to take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now
Oh, it's not you, blame it all on me
I was running from myself
Cause I couldn't tell how deep that we
We were gonna be
I was scared it's destiny, but it hurts like hell
Hope it's not too late, just a twist of faith
What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
It's how you take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now
Oh, oh, I could say them now, mmm
**manyun**
Hnn,,
tau kah engkau bahwasanya hati ini sangat sangat merinduknmu,,,,
Walau hanya seucap baris yang berisikan untaian kata yang tak bertepi, namunkata inilah yang bisa aq sampaikan untuk mewakili apa yang kurasa,,
HUnn,,
berkilo-kilo meterpun jarak yang memisahkan kita namun hati kita jauh lebih dekat dibandingkan jarak - jarak itu. dekatnya hati ini yang membimbingku agar selalu dipangkuanmu..
Hunn,,
kita juga mempunyai tujuan yang sama..
walau dengan cara yang berbda kita tetap memiliki tujuan dan komitmen yang sama,,
yaitu "BeRi Yang TerBaIk, Tetap SmaNgat, dan yang pasti BelJar MnJu RAhmat-Nya"
Hunn,,
terimakasih telah membaca tulisan singkatku..
kutulis dsaat mata kuliah berlangsung n merindukanmu,,,
*maksih Hunn ♥ Manyun**
Frm :Manyun_ne Hunn
tau kah engkau bahwasanya hati ini sangat sangat merinduknmu,,,,
Walau hanya seucap baris yang berisikan untaian kata yang tak bertepi, namunkata inilah yang bisa aq sampaikan untuk mewakili apa yang kurasa,,
HUnn,,
berkilo-kilo meterpun jarak yang memisahkan kita namun hati kita jauh lebih dekat dibandingkan jarak - jarak itu. dekatnya hati ini yang membimbingku agar selalu dipangkuanmu..
Hunn,,
kita juga mempunyai tujuan yang sama..
walau dengan cara yang berbda kita tetap memiliki tujuan dan komitmen yang sama,,
yaitu "BeRi Yang TerBaIk, Tetap SmaNgat, dan yang pasti BelJar MnJu RAhmat-Nya"
Hunn,,
terimakasih telah membaca tulisan singkatku..
kutulis dsaat mata kuliah berlangsung n merindukanmu,,,
*maksih Hunn ♥ Manyun**
Frm :Manyun_ne Hunn
Rabu, 14 November 2012
Hati yang Terjaga
Kini Aku tak bermimpi
Aku bukan di Dunia maya
Semua bukan mustahil lagi
Aku menerima keindahan Cinta
Sungguh Aku tak sanggup
Mengelak dari semua ini
Ketika Ku dapatkan
Hati ini diberi cinta
Pada seorang insan yang diutus oleh_Nya
Sudut Imajinasi pun selalu terpancarkan aurahnya
Aurah nan menawan bak bintang menghiasi langit
Dan Aku yakini semua Indah pada Waktunya
Oleh karenanya Hati ini akan tetap Aku jaga untuk yang Termaksud
Hunn: 14/11/2012
Aku bukan di Dunia maya
Semua bukan mustahil lagi
Aku menerima keindahan Cinta
Sungguh Aku tak sanggup
Mengelak dari semua ini
Ketika Ku dapatkan
Hati ini diberi cinta
Pada seorang insan yang diutus oleh_Nya
Sudut Imajinasi pun selalu terpancarkan aurahnya
Aurah nan menawan bak bintang menghiasi langit
Dan Aku yakini semua Indah pada Waktunya
Oleh karenanya Hati ini akan tetap Aku jaga untuk yang Termaksud
Hunn: 14/11/2012
Senin, 12 November 2012
1
Dilema Dua Pilihan
Dilema Dua Pilihan
Saat itu pula keyakinan untuk percaya bahwa
Rencana Allah lebih indah dari apa yang di bayangkan
Ba'da dzuhur di rumah AlfiaturrahmahYa Allah..
pemilik langit dan bumi aemesta alam
hanya kepadamulah tempatku bersandar
dalam mengarungi kehidupan yanng tiada kuketahui
baik, buruknya Qodar-Mu
ya Robbi..
sang penggenggam hati
izinkan hambamu yang bodoh dan hina ini
memilih perkara yang telah ada di hadapanku
perkara-perkara yang membawaku
dalam cahaya Ridho-Mu
dan tak luput pula
membimmbingku untuk menuju jalan Sirotummustaqim
"FI...," panggil umi dari luar kamar.
"sebentar Mi...,"teriakku seraya melepas mukena.
"ada apa mi?"
"kamu udah mantap sama keputusanmu?" umi menatapku lekat.
"emang kenapa Mi?abah g setuju ya?" rasa penasaran menyelimutiku
"bukan gitu sayang..abah cuman gak mau keburu buru dalam menentukan pilihan, bukankah terburu buru itu merupakan sikap setan sayang?"jelas umi.
"tapi kalau di tunda-tunda, itu mubadzir waktu mi. Allah kan membenci hal-hal yang mubadzir mi ?
"jadi..." umi penasaran.
"alfi mau kepesantren siang ini juga."kataku mantap.
"sebenarnya aku sedih bilang ini mi, maafkan Alfi ya Mi..bah..
Alfi tahu abah ingin alfi kuliah dan melanjutkan ke perguruan tinggi. tapi demi Allah, zat yang maha menciptakan, alfi lebih tertarik untuk mendalami Al-Qur'an. alfi ingin meninggalkan dunia pendidikan untuk menghafal Al-Qur'an.
"fi..!" seru umi.
aku tersentak kaget.
"abah mau bicara"
dengan rasa bersalah, aku menghadap diruang tamu, kulihat abah dengan mata yang yang berkaca-kaca.
"maafin alfi bah" kataku pelan guna mencairkan suasana.
Abah percaya sama kamu kok Fi. abah dan umi cuma ingin kamu berbahagia."
mendengar kebijakan abah, aku bangga dengan beliau.
semoga Allah memberikan kegembiraan selalu untuk Abah.
kupeluk abah dengan butiran bening bak air hujan.
ba'da ashar aku benar-benar berangkat kepesantren dan diantar oleh umi dan abah.
Sesampainya disana
"jaga dirimu yah fi," pesan um.
"iya mi."
sekuat aku menahan tangisku, aku ingin terlihat tegar dihadapan umi dan aba. walaupun aku benar-benar lemah, tak berdaya.
"jangan kecewakan abah ya fi"
"insya Allah Bah, doakan alfi ya BAh."
abah mengangguk. setelah saling menumpahkan rasa kasih sayang. abah dan umi pun pamit pada Pak Kyai dan Bu Nyai.
Perkenalan
"Alfiaturrahman," kataku mengulurkan tangan pada seseorang perempuan.
"ana." ucapnya menyambut uluran tanganku.
"cuma ana ?"
"rizqiana Isnaini"
"oh.."
"udah lama di sini mbak?"
"baru, sama kayak kamu, panggil aja pakek nama. soalnya aku risih."
"maaf deh kalau gitu an.."
"nah gitu dong mulai sekarang kita DOSTI."
"apa?"
Mujshe dosti karoge?
siapa takut? kataku seraya terseyum, aku gak nyangka baru melangkah untuk menuntut ilmu. allah telah mengirim bidadari kecil untuk menemaniku dalam suka dan duka.
6 bulan kemudian
"fi..ada surat buat kamu."
siang itu abah datang menjengukku dengan wajah sumringah. abah serahkan surat itu dengan senyum kebahagiaan.
"coba kamu baca surat ini" perintah abah.
dengan bergetar bercampur rasa takut, kubuka surat itu dan kuperhatikan dengan seksama.
"masya allah, aku hampir lupa.."hatiku mendesah.
kejadian 1 tahun yang lalu tergores kembali. dimana saat itu hanya ketenaranlah yang kucari. entah setan apa yang telah masuk dalam pikiranku, aku begitu tertarik ketika ada audisi untuk menjadi seorang artis. tak kupikirkan akibatnya. aku daftarkan diriku sebagai peserta.
Bertahan dalam Hati yang Lumpuh
Ketika kau ungkapkan semua
Aku coba menerima walaupun berat
Ketika kau putuskan hal itu
Aku coba untuk mengikutimu
Ketika kau mulai terluka dengannya
Aku coba untuk menghapusnya
Ketika kau bahagia
Aku coba untuk mempertahankannya
Ketika kau pergi
Aku coba menanti
Ketika kau kembali
Aku coba menerima sepenuh hati
Namun ketika Aku sudah tiada lagi
Pertahankan hatimu padaku meskipun sekecil butir debu
Langganan:
Komentar (Atom)