Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com

Laman

Senin, 31 Desember 2012

Renungan

Aku memulai hari dengan senyuman
Indah angkasa tak ku dapati hingga siang
Semua penjuru tertutup suram
Samar bak tiada lagi sang mentari

Bumi basah oleh rintikan yang turun
Awan nan suram yang mengguyur
Aku dapatkan suasana damai dan tenteram
Sembari mendengar ayat-ayat yang keluar

Semua penat aku lepas
Ketenangan yang aku inginkan
Tanpa beban pikiran
Karena aku ingin berimajinasi untuk masa yang akan datang

Sabtu, 22 Desember 2012

Feminisme pada Novel “Bekisar Merah”



Ahmad Tohari adalah sastrawan yang terkenal dengan novel triloginya Ronggeng Dukuh Paruk yang ditulis pada 1981. Belum lama ini ia dianugerahi PWI Jateng Award 2012 dari PWI Jawa Tengah karena karya-karya sastranya yang dinilai mampu menggugah dunia.
Lahir di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah pada 13 Juni 1948, Ahmad Tohari menamatkan SMA nya di Purwokerto. Setelah itu ia menimba ilmu di Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun, Jakarta (1967-1970), Fakultas Ekonomi Universitas Sudirman, Purwokerto (1974-1975), dan Fakultas Sosial Politik Universitas Sudirman (1975-1976).
Ahmad Tohari sudah banyak menulis novel, cerpen dan secara rutin pernah mengisi kolom Resonansi di harian Republika. Karya-karya Ahmad Tohari juga telah diterbitkan dalam berbagai bahasa seperti bahasa Jepang, Tionghoa, Belanda dan Jerman. Novel Ronggeng Dukuh Paruk bahkan pernah ia terbitkan dalam versi bahasa Banyumasan, yang kemudian mendapat penghargaan Rancage dari Yayasan Rancage, Bandung pada tahun 2007.
Cerpennya yang berjudul "Jasa-jasa buat Sanwirya" pernah mendapat hadiah hiburan Sayembara Kincir Emas 1975 yang diselenggarakan Radio Nederlands Wereldomroep. Sedangkan novelnya Kubah yang terbit pada tahun 1980 berhasil memenangkan hadiah Yayasan Buku Utama pada tahun 1980.
Beberapa waktu lalu novel triloginya, Ronggeng Dukuh Paruk diadaptasi ke layar lebar dengan judul Sang Penari. Menurutnya di film ini sang sutradara di beberapa bagian lebih berani menggambarkan apa yang ia sendiri tidak berani menggambarkannya. Ia pun ikut larut dalam emosi film ini meski endingnya tidak setragis versi novel.

Sinopsis Cerita
Di Desa Karangsoga, Darsa bekerja sebagai penyadap nira kelapa. Ia memiliki seorang istri yang sangat cantik bernama Lasiyah, anak mbok Wisyaji. Pak Wiryaji sendiri adalah paman darsa. Setiap hari Lasi membantu suaminya mencari kayu bakar dan mengolah nira menjadi gula. Kehidupan penduduk karangsoga yang mayoritas penyadap nira sangatlah miskin. Sebab harga satu kilo gula selalu lebih rendah dari sekilo beras. Kebanyakan penyadap nira itu menjual gula mereka ke Pak Tir seorang tengkulak gula yang kaya di desa Karangsoga.
Suatu hari Darsa terjatuh dari pohon kelapa. Ia dibawa ke rumah sakit. Tetapi karena berdah syaraf dan tak mampu membiayai, Darsa dirawat di rumah. Ternyata ia terkena gangguan pada syaraf kandung kemih sehingga Darsa ngompol terus dan impotent. Darsa dirawat oleh Bunek seorang dukun bayi sekaligus tukang pijat. Beberapa bulan dirawat oleh Bunek, Darsa mengalami kemajuan bahkan bias sembuh. Akan tetapi Darsa di jebak oleh Bunek dengan menyuruhnya membuktikan kejantanannya kepada anak bungsu Bunek, Sipah yang pincang. Bunek tak ingin anak bungsunya itu menjadi perawan tua, sedangkan Darsa sendiri merasa “rikuh” menolak permintaan Bunek yang telah menyembuhkannya.
Peristiwa
ini adalah awal kehancuran rumah tangga Darsa. Lasi minggat ke Jakarta dengan memaksa Pardi, supir truk Pak Tir yang biasa mengantar gula ke Jakarta. Di Jakarta, Lasi dititipkan diwarung Bu Koneng. Ternyata Bu Koneng menjual Lasi kepada Bu Lanting secara halus. Di ruamah Bu Lanting, Lasi dimanjakan. Bu lanting bermaksud menjual Lasi kepada Handarbeni seorang overste purnawirawan yang sedang mencari “bekisar” untuk dijadikan gundik. Istilah bekisar dinisbatkan pada Lasi yang ternyata seorang turunan Jepang. Memang ayah Lasi adalah seorang tentara Jepang yang tertarik dengan mbok Wiryaji muda. Tetapi si Jepang itu pergi semasa Lasi belum lahir dan dikabarkan tewas. Waktu kecil Lasi memang sering diolok-olok teman-temannya dengan sebutan Lasi-pang atau Lasi anak jepang, kecuali Kanjat anak Pak Tir. Walaupun umur kanjat lebih muda dari lasi, tetapi ia selalu ingin melindungi Lasi . ketika diperlihatkan foto Lasi yang berpakaian kimono, Handarbeni sangat tertarik. Katanya mirip artis Jepang Haruko Wanibuchi yang sangat digandruginya.
Lasi tak bias menolak tawaran Bu lanting untuk menjadikan dirinya sebagai gundik Handarbeni karena ia merasa “kepotangan budi”. Dengan terpaksa dan seperti main-main kawin-kawinan seperti ketika ia masih kecil dulu. Dan Lasi mencintai Kanjat setelah sekian lama mereka berpisah dan bertemu dengan nya ketika ia ingin menjemput Lasi pulang ke kampungnya saat itu ia sedang menunggu tamu Bu Lanting yaitu pak Handarbeni ia akhirnya menikah dengan Pak Handarbeni selama 2 tahun dan setelah itu ada seorang teman Bu Lanting yang suka kepadanya yaitu Pak Bambung tetapi ia menolak dan pulang ke kampungnya. Di Karangsoga ia menikah dengan Kanjat di saksiakan kerabat dekat orang tua dan Eyang Mus.

Kelebihan dan kelemahan novel Bekisar Merah:
1.      Kelebihan Novel
·        Novel memberikan nilai-nilai ektrinsik yaitu nilai sosial, nilai budaya, nilai ekonomi, nilai agama yang memberikan ajaran pada pembaca
·        Novel memberikan informasi tentang kehidupan masyarakat penyadap air nira kelapa dan kehidupan kota yang sangat berbanding terbalik dengan kehidupan yang ada di desa Karangsoga dan itu memang ada di dalam kehidupan kita jarak strata kehidupan orang desa yang miskin serba kekurangan dan orang kaya di kota yang bermewah-mewah dan punya jabatan yang tinggi.
·        Nilai kesetiaaan seorang istri merawat suaminya yang sakit yang menggugah pembaca.
2.      Kekurangan novel
·        Akhir dari cerita novel ini masih menggantung, tidak jelas akhirnya
·        Di dalam novel terdapat banyak kata-kaya yang berasal dari bahasa daerah Jawa yang tida semua pembaca dapat mengerti, terdapat kata-kata kasar yang terlalu fullgar misalnya kata lemah pucuk penyakit si Darsah”.

Sedikit menyinggung tentang teori yang akan digunakan untuk menganalisis unsur dalam Bekisar Merah, yaitu feminisme. Feminisme adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria. Tokoh feminisme disebut feminis. Feminisme sebagai filsafat dan gerakan berkaitan dengan Era Pencerahan di Eropa yang dipelopori oleh Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis de Condorce. kata feminisme pertama kali dicetuskan oleh aktivis sosialis utopis, Charles fourier pada tahun 1873. Pergerakan yang berpusat di Eropa ini berpindak ke Amerika dan berkembang pesat sejak publikasi John Stuart Mill, Perempuan sebagai Subyek pada tahun 1869. Perjuangan mereka menandai kelahiran feminisme Gelombang pertama. Pada awalnya gerakan ditujukan untuk mengakhiri masa-masa pemasungan terhadap kebebasan perempuan. Secara umum kaum perempuan (feminim) merasa dirugikan dalam semua bidang dan dinommor duakan oleh kaum laki-laki (maskulin) dalam bidang sosial, pekerjaan, pendidikan, dan politik khususnya. Terutama dalam masyarakat yang bersifat patriarki. Sebenarnya ada fundamentalisme agama yang melakukan opresi terhadap kaum perempuan memperburuk situasi. Di lingkungan agama Islam, wanita tidak boleh menjadi iman dan drajat wanita di bawah laki-laki. Pergerakan di Eropa untuk menaikkan derajat kaum perempuan disusul oleh Amerika Serikat saat terjadi revolusi sosial dan politik. Pada tahun 1792 Mary Wollstonecraft membuat karya tulis berjudul “Mempertahankan Hak-hak Wanita” (Vindication of the Right of Woman) yang berisi prinsip-prinsip feminisme dasar yang digunakan dikemudian hari. Pada tahun-tahun 1830-1840 sejalan terhadap pemberantasan praktik perbudakan, hak-hak kaum perempuan mulai diperhatikan dengan adanya perbaikan dalam jam kerja dan gaji kerja. Selain itu, perempuan juga diberi kesempatan ikut dalam pendidikan dan ikur serta dalam hak pilih. Pada tahun 1960 munculnya negara-negara baru, menjadi awal bagi perempuan mendapatkan hak pilih dan selanjutnya ikut ranah politik kenegaraan dengan diikutsertakan perempuan dalam hak suara parlemen.

Analisis:
Pada novel “Bekisar Merah”, Ahmad Tohari menulis dengan sudut pandang orang di luar cerita. Sehingga tak ada kata yang menunjukkan penulis masuk dalam cerita novel tersebut. Ahmad Tohari menaruh kefeminismean kepada tokoh Lasi. Namun, Ahmad Tohari menggambarkan tokoh Lasi yang berusaha memuaskan suaminya dengan caranya sendiri. ketidakfeminismean dalam Bekisar Merah di ceritakan dengan penindasan seorang tokoh Lasi karena asal-usulnya, ekonomi keluarga, dan diduakan oleh suaminya. Dari situ terlihat muncul ide dari seorang Ahmad Tohari untuk mengembangkan cerita. Lasi yang mulai tidak tahan dengan penindasan atau peremehan yang dia terima, maka mengambil keputusan yang nekat. Namun, awalnya masih belum keluar dari sesuatu yang sebenarnya menindas Lasi. Dia masih tertindas, tapi Ahmad Tohari menceritakannya dengan kalimat yang tidak langsung menuju kepada penindasan, namun menceritakan dengan cara tingkah laku tokoh lain. 
Feminisme yang merupakan sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria, terlihat dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari ini. Namun, semua itu didapat dengan proses yang panjang dan sulit. Ketika sebuah kefeminismean sudah didapat semua oleh tokoh Lasi, Ahmad Tohari tidak menceritakan kehidupan tokoh Lasi secara detail. Sehingga feminisme yang didapat terlihat hanya sekejap dan ceritanya terasa menggantung.

Rabu, 12 Desember 2012

SINOPSIS DAN KARAKTERISTIK ROMAN SAMAN


Sinopsis:
            Saman yang aslinya bernama Athanasius Wisanggeni mempunyai nama panggilan akrab Wis. Dia merubah namanya karena suatu peristiwa yang terjadi. Wis yang beragama katolik mengabdikan dirinya sebagai pastor di gereja. Namun ia sangat ingin mengabdikan dirinya disuatu desa kecil dimana dia dulu tinggal dengan keluarganya. Desa prabumulih yang menyimpan banyak misteri. Karena tidak diizinkan maka ia hanya boleh berlibur saja. Sebelum sampai ditempat pengabdiannya sebagai Pastor Paroki Parid, dia menyempatkan diri di rumah yang 10 tahun silam menjadi tempat tinggal bersama keluarganya. Karena terlalu sering berkunjung ke rumah tersebut dan cerita banyak hal dengan pemilik rumah yang sekarang maka Wis menjadi akarab, bahkan ia dipercaya untuk menempati rumah tersebut ketika istri pemilik rumah ke Jakarta untuk melahirkan.
            Ketika Wis tinggal di rumah itu, kembali ia merasakan hal-hal aneh seperti yang terjadi pada masa kecilnya dulu. Ia juga bisa mendengar suara yang dia anggap sebagai adik-adiknya. Namun suatu ketika ia mendengaar suara perempuan yang tak jelas namun terasa dekat di belakangnya. Ketika ia toleh ternyata tidak ada siapa-siapa sampai berulang kali. Dan sehingga ia memberanikan diri untuk melihat dibalik jendela dan ternyata ada anak perempuan yang wajahnya  tidak beraturan. Kemudian gadis itu dipegang olehnya, namun ia menggerang. Karena takut dilihat orang kemudian Wis melepaskannya. Gadis itu lari ke dalam hutan dan tidak begitu jauh tiba-tiba dia menghilang. Ketika Wis mengikuti ternyata gadis itu masuk kedalam sumur dan kemudian Wis minta tolong kepada orang-orang yang ada di sekitar sana. Dan ternyata mendapat informasi kalau gadis itu dianggap gila karena kelakuan yang aneh. Namun ketika Wis minta tolong kepada seseorang untuk menolongnya keedalam sumur tidak ada yang berani. Kemudian wis memberanikan diri untuk masuk ke sumur untuk menolong gadis tersebut. Wis dan gadis itu selamat. Setelah diketahhuin ternyata gadis itu bernama Upi yang terkena gangguan jiwa dan tidak mengerti bahasa manusia.
            Ketika Upi dikembalikan kepada orang tuanya, orang tua  Upi bercerita kepada Wis tentang apa yang terjadi pada anaknya sehingga mebuat Upi seperti itu. Kemudian Wis tahu kenapa Upi diasingkan di rumah pemasungan yang kecil dan tidak lebih baik dari kandang kambing. Itu dilakukan supaya tidak membahayakan atau menambah korban lagi setelah kakaknya buta gara-gara perbuatan Upi. Karena tidak tega dengan keadaan tempat tinggal Upi maka Wis membangunkan rumah pasung yang lebih besar dan nyaman. Berawal dari situ Wis juga merasa prihatin melihat keadaan kebun di tempat itu. Dia takut kalau mereka pindah dari situ Upi tidak akan mendapat tempat yang layak. Kemudian dengan izin Uskup untuk berkarya di perkebunan, Wis membuat tempat pengolahan keret sederhana dan pembangkit tenaga listrik untuk wilayah Lubukrantau tersebut. Namun, semua usahanya untuk mensejahterakan petani disitu sia-sia karena ada pihak yang ingin membeli seluruh lahan karet untuk dijadikan kebun kelapa sawit. Karena ada perlawanana dari petani maka pihak tersebut membuat teror dengan meperkosa Upi. Setelah diketahui akan ada yang akan datang dari pihak pembeli, maka para perempuan dan anak-anak diamankan di surau. Kemudian ada yang datang dan rumah para petani tersebut dibakar dan menculik Wis ke penjara pengasingan. Disitu Wis disiksa habis-habisan supaya mengakui apa yang sebenarnya tidak ia lakukan. Kemudian ia mengarang cerita untuk mengurangi penyiksaan pada dirinya. Hal tersebut terus dilakukan sampai suatu ketika tempat penyekapan itu terbakar dan tanpa sadar ia mendengar suara kecil dan dia selamat dari kobaran api tersebut. Pada saat itu juga dia ditolong Anson yaitu abang Upi dan anak dari Mak Argani. Padahal yang membakar tempat itu ialah Anson dan kawan-kawannya. Sesampai di rumah sakit ia dijenguk Pater Westenberg dan membicarakan informasi yang berkembang setelah kejadian itu dan statusnya menjadi buron.
            Tak lama kemudian sebuah mobil membawa Wis pergi ke suatu tempat yang aman. Di sana Wis dirawat sampai sembuh. Kemudain ia juga sekalian mengganti identitasnya sampai peristiwa itu selesai, kira-kira dua tahun lamanya. Ia memilih nama Saman tanpa pertimbangan.
            Dalam kehidupannya, Saman juga pernah terlibat dengan kehidupan empat orang gadis yang bersahabat. Mereka adalah Shakuntala yang sangat membenci ayahnya, Yasmin yang membenci guru, Laila yang membenci laki-laki dan Cok yang tidak bisa menemukan apa yang harus ia benci. Kebencian Laila hilang ketika ia jatuh cinta pada Wisanggeni yang waktu itu mahasiswa yang mendapat tugas membimbing rekoleksi di SMP mereka. Keluarga Laila tidak seetuju karena yang didekati calon pastor begitu juga dengan Yasmin, namun Yasmin yang selalu mengatur pertemuan Laila dengan Wis.
            Semua telah berubah. Laila tidak lagi mencintai Wisanggeni yang sudah menjadi nama menjadi Saman. Namun ia mencintai Sihar, seorang yang sudah berkeluarga. Meskipun demikian, Laila paling kuat mempertahankan keperawanannya dibanding ketiga sahabatnya.
            Mengetahui posisi Saman yang tidak aman, maka persahabatan itu juga yang menyelamatkannya. Ia dikirim ke New York oleh Yasmin dan Cok. Dari kejadian itu, mereka menjadi sering berkomunikasi di dunia maya. Disisi lain Saman sangat dekat dengan Yasmin. Kemudian itu yang membuat Yasmin berselingkuh dengan Saman karena mengetahui kalau suaminya Lukas tidak dapat memberikan keturunan. Sehingga muncul niatan pada diri Saman untuk menolong Yasmin supaya mendapat anak dari Saman.
Amanat:
Ø  Janganlah menghindar dari masalah jika merasa tidak bersalah.
Ø  Jagalah kehormatan sebagai perempuan supaya menjadi perempuan sejati.
Ø  Jangan mengumbar janji jika masih belum yakin dapat melakukan
Ø  Dalam hukum, tak ada perlakuan yang sama menurut kesalahannya.
Komentar:
Novel Saman merupakan karya Ayu Utami yang memenagkan Sayembara Roman Dewan Kesenian tahun 1998. Semua itu karena novel ini berani tampil beda dan dijadikan senagai tonggak pembaharuan Sastra Indonesia dalam Sejarah Sastra.
Dalam novelnya, Ayu Utami menggabungkan dua dunia yang sangat kontras. Yaitu dunia modern yang dekat dengan pergaulan bebas dan yang sarat dengan makhluk halus, bahkan makhluk halus yang mampu beerkomunikasi dengan manusia. Ayu Utami juga mengankat ceritan dua agama yaitu Islam dan Katolik.
Dalam novel ini terdapat beberapa karakteristik, diantaranya: bertemakan cinta dan seks, menggunakakn bahasa Indonesia, dan menggunakan bahasa daerah dengan logat Batak.
Menurut saya, kelemahan novel ini hanyalah soal keberanian Ayu Utami dalam memaparkan seks secara jelas dan tidak ditutup-tutupi. Dapat disimpulkan bahwa novel ini hanya dapat dibaca oleh orang dewasa dan remaja yang sudah matang cara pemikirannya.

Minggu, 09 Desember 2012

Perasaan nan Indah

Kita bagaikan satu samudra yang terpisah
Dibelah oleh waktu yang gerah
Akan kisah kita nan indah

Kau disana bersamanya
Dengan seorang yang kau cinta
Aku disini bersama hatiku
Yang selalu aku jaga untuk dirimu

Mungkinkah ini kebodohan
Yang diri ini lakukan
Namun inilah kenyataan

Kinanthi...
Kaulah tembang cilik yang aku idamkan
Sungguh tak kuasa hati ini untuk memendam
Suara hati yang menjerit lantang
Menyebut cinta yang datang
Dari Tembang Cilik Di Tengah Malam

Sungguh indah yang kurasa
Karena Bersamamu Aku Bahagia.

From: Hunn

Rabu, 05 Desember 2012

Rintihan Hati

Astaghfirullah
Salah apa hamba ini Ya Alloh
Hingga kau beri coba'an yang seperti ini
Seseorang yang aku sayank sudah sulit terdeteksi

Kemana hati insan yang KAU utus itu Ya Alloh
Ataukan dia begitu karena hanya ingin menyenangkan hati seseorang itu
Namunkah memang dia menaruh rasa pada seseorang itu
Hingga dia tega membuatku begini
Sungguh bingung dan resah yang aku rasa

Ya Alloh
Aku mohon dengarkan curahtaku ini
Aku mohon  kabulkan do'aku ini

Ya Alloh
Aku hanya ingin hati insan yang kau utus itu terbuka
Senyapkan rasanya kepada orang lain
Tonjolkan rasa sayangnya kepada daku
Karena KAU telah mengutusnya menjadi bidadari ke-2 dalam hidupku
Sehingga membuatku tak berdaya tanpanya

Ya Allah
Jangan biarkan do'aku berkeliaran
Sehingga membuat hatiku tak tenang

From: Hunn

Selasa, 04 Desember 2012

Bahagia Bersamamu

Sungguh waktu itu tak disangka
Aku mengenalmu tanpa terduga
Mungkinkah ini kebetulan semata
Ataukah ini jalan takdir kita?

Saat itu berawal dari saling senyum sapa
Namun yang aku rasakan hanya biasa
Seiring berjalannya waktu
Aku mulai memahami perasaanku
Kenapa hati ini selalu berbeda ketika disandingmu
Hingga seolah tak dapat diungkapkan dengan kalimat
Inikah rasa yang sebenarnya ketika awal kita bertemu
Sungguh rencana Tuhan yang penuh dengan tanda tanya.

Setelah aku renungkan dilahan sujudku
Ternyata perasaan ini benar adanya
Disandingmu membuat sesuatu yang berbeda
Inikah yang dinamakan kebahagiaan ketika bersamamu?
Dan kembali aku kelahan sujudku
Merenungkan atas kebenaran itu
Kembali sama hasil yang ku dapatkan.

Akankah kau mau menjawab semua perasaanku ini dengan cerita yang hanya terdapat AKU dan KAMU dengan usaha dan niatan LILLAHI TA'ALA???????


From: Hunn'e Manyun

Senin, 03 Desember 2012

Menjauh Sesaat

Aku sembunyi
Bukan maksud untuk menghindari
Aku begini
Untuk menghapus beban batin yang kau hadapi

Aku disini tetap menanti
Dirimu yang telah mengisi lubuk Hati
Meskipun aku menahan perih
Namun ketenangan batinmu yang harus aku pahami

Aku tak ingin kau tertekan
Akan ulahku yang tak dapat terkendalikan
Yang aku ingin kasih sayang
Tanpa ada paksaan dan dirugikan.

Aku akan tetap menanti dalam sembunyiku saat ini.

Rabu, 28 November 2012


CArly Rae Jepsen-justin
Beautiful

I know, I know it's been a while
I wonder where you are, and if you think of me
Sometimes, 'cause you're always on my mind
You know I had it rough, trying to forget you but
The more that I look around, the more I realize
You're all i'm looking for

What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
It's how you take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now
Oh, oh, I could say them now, yeah

Just friends, the beginning or the end?
How do we make sense
When we're on our own
It's like you're the other half of me
I feel incomplete, I should've known
Nothing in the world compares to the feelings that we share
So not fair

What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
You try to take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now

Oh, it's not you, blame it all on me
I was running from myself
Cause I couldn't tell how deep that we
We were gonna be
I was scared it's destiny, but it hurts like hell
Hope it's not too late, just a twist of faith

What makes you so beautiful, is you don't know how beautiful you are to me
You're not trying to be perfect
Nobody's perfect, but you are, to me
It's how you take my breath away
Feel the words that I don't say
I wish somehow, I could say them now
Oh, oh, I could say them now, mmm

**manyun**
Hnn,,
tau kah engkau bahwasanya hati ini sangat sangat merinduknmu,,,,
Walau hanya seucap baris yang berisikan untaian kata yang tak bertepi, namunkata inilah yang bisa aq sampaikan untuk mewakili apa yang kurasa,,
HUnn,,
berkilo-kilo meterpun jarak yang memisahkan kita namun hati kita jauh lebih dekat dibandingkan jarak - jarak itu. dekatnya hati ini yang membimbingku agar selalu dipangkuanmu..


Hunn,,
kita juga mempunyai tujuan yang sama..
walau dengan cara yang berbda kita tetap memiliki tujuan dan komitmen yang sama,,
yaitu "BeRi Yang TerBaIk, Tetap SmaNgat, dan yang pasti BelJar MnJu RAhmat-Nya"
Hunn,,
terimakasih telah membaca tulisan singkatku..
kutulis dsaat mata kuliah berlangsung n merindukanmu,,,

*maksih Hunn ♥ Manyun**
Frm :Manyun_ne Hunn